bali.jpnn.com, DENPASAR - Suasana pergantian malam tahun baru di Bali dipastikan berbeda dibandingkan sebelumnya.
Jika pada tahun lalu jor-joran pesta kembang api dan petasan, suasana itu tak terjadi pada tahun ini.
Pemerintah daerah di Bali sepakat tidak mengadakan pesta kembali api dan petasan pada malam tahun baru.
Gubernur Bali Wayan Koster meyakini absennya pesta kembang api tidak akan membuat wisatawan yang datang pada momentum perayaan pergantian tahun menjadi kecewa.
“Saya rasa tidak ada yang kecewa,” ujar Koster dilansir dari Antara.
Menurut Koster, larangan pesta kembang api ini sudah sejalan dengan surat edaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Larangan ini sekaligus sebagai bentuk rasa empati Bali terhadap bencana yang terjadi di Pulau Sumatra sehingga sudah sewajarnya untuk dipahami masyarakat dan wisatawan.
“Ini akhir tahun yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)



