jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten Situbondo menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terlibat aksi balap liar. Sanksinya bertahap, mulai dari teguran, kerja sosial membersihkan lingkungan sekolah, hingga tidak diizinkan mengikuti ujian.
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengatakan balap liar tidak bisa ditoleransi karena membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya, sekaligus meresahkan masyarakat.
"Bagi pelajar yang terlibat aksi balap liar awalnya akan ada teguran, kedua membersihkan lingkungan, dan selanjutnya jika masih mengulangi lagi, tidak diizinkan mengikuti ujian atau kartu ujian dicabut," kata Ulfiyah seusai acara rutin Selasaan di Ruang Intelligence Room Pemkab Situbondo, Selasa (7/7).
Menurutnya, pemerintah daerah bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Situbondo untuk memperkuat penanganan aksi balap liar yang masih terjadi di sejumlah titik.
Ulfiyah menegaskan penanganan balap liar membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, hingga aparat penegak hukum.
Dia juga menilai putusan denda sebesar Rp3 juta terhadap pelaku balap liar yang sebelumnya disidangkan di Pengadilan Negeri Situbondo sudah tepat sebagai efek jera.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo Sopan Efendi mengatakan pihaknya akan segera menggelar Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP untuk membahas penerapan sanksi tersebut.
"Besok kami akan bertemu dengan MKKS tingkat SMP dan akan membahas soal ini. Untuk siswa SMA sederajat, kami akan berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Situbondo," ujarnya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)