bali.jpnn.com, BULELENG - Proyek penataan Titik Nol Kota Singaraja dipastikan tidak membebani APBD Buleleng secara berlebihan.
Penataan kawasan yang disiapkan menjadi ikon baru Bali utara ini dinilai strategis karena sekaligus menjawab kebutuhan kota, mulai dari mitigasi banjir hingga pengembangan pariwisata berbasis heritage.
“Proyek ini anggarannya kami inovasikan tanpa memberatkan APBD Buleleng.
Pendanaannya berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Badung dan Pemprov Bali.
Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik sehingga pembangunan tetap bisa berjalan tanpa membebani keuangan daerah,” ujar Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Buleleng Putu Adiptha Ekaputra.
Penataan kawasan Titik Nol tidak hanya berorientasi pada keindahan kota.
Di balik proyek tersebut terdapat fungsi penting sebagai upaya penanggulangan banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah kawasan perkotaan Singaraja.
Di kawasan Titik Nol terdapat saluran utama yang memiliki peran besar dalam sistem drainase kota.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)