Unesa Nonaktifkan 6 Mahasiswa Terduga Pelaku Dugaan Pelecehan Lewat Grup Pesan

1 week ago 9

Senin, 20 Juli 2026 – 13:42 WIB

Unesa Nonaktifkan 6 Mahasiswa Terduga Pelaku Dugaan Pelecehan Lewat Grup Pesan - JPNN.com Jatim

Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi Foto: Dokumen JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa terduga pelaku pelecahan melalui grup pesan kepada 26 korban, empat di antaranya dosen. Langkah ini diambil sebagai upaya investigasi terkait kasus tersebut.

Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unesa Iman Pasu Marganda Hadiarto mengatakan Satgas PPK Unesa masih terus melakukan pendalaman secara intensif untuk memastikan tingkat kekerasan yang terjadi serta memitigasi kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau terdampak.

“Kami masih melakukan investigasi mendalam, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan grup yang panjang dan banyak sekali itu untuk memetakan duduk perkara ini secara utuh, objektif, dan adil,” kata Iman, Minggu (19/7).

Demi kelancaran pemeriksaan, Unesa mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan keenam terlapor dari seluruh kegiatan akademik dan aktivitas kampus.

Langkah penonaktifan ini bukanlah sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur administratif agar pemeriksaan berjalan independen, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.

“Terlapor dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik, kecuali untuk urusan pemenuhan kewajiban pemeriksaan kasus ini. Ini bukan sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur penanganan,” ujarnya.

Satgas PPK Unesa memastikan pendekatan penanganan berorientasi pada perlindungan dan pemulihan korban, dengan menyediakan pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta dukungan akademik secara berkelanjutan.

Unesa juga menjamin kerahasiaan identitas seluruh korban, pelapor, maupun saksi.

Enam mahasiswa terduga pelaku pelecehan melalui grup pesan dinonaktfikan untuk investigasi lebih lanjut.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |