bali.jpnn.com, DENPASAR - Polresta Denpasar bergerak cepat mengklarifikasi video viral terkait dugaan permintaan uang kepada korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang mengatasnamakan pihak kepolisian.
Peristiwa laka lantas itu menimpa seorang perempuan bernama Prima di Jalan Cargo simpang Angsoka, Denpasar Utara, Sabtu (26/6) malam.
Menyikapi kegaduhan di media sosial, Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Muhammad Bhayangkara langsung menggelar mediasi.
Satlantas Polresta Denpasar menghadirkan saksi, tim relawan, serta media pengunggah video pertama, Senin (29/6).
Dalam mediasi tersebut, rekan korban bernama Kadek Angga meluruskan kronologi sebenarnya. Menurutnya, seusai kecelakaan, korban Prima ditangani oleh oknum dari tim relawan ambulans bernama 'Namru'.
Oknum tersebut kemudian meminta sejumlah uang untuk biaya penanganan medis.
Karena sebelumnya relawan mengabarkan bahwa polisi akan datang ke TKP, korban Prima sempat mengira uang yang diminta berhubungan dengan pihak kepolisian.
"Kami tegaskan bahwa anggota Polri yang menangani kecelakaan lalu lintas tidak pernah meminta ataupun memungut biaya apa pun kepada korban.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)
