100 Ribu PMI Bertahan di Timur Tengah, tak Ada yang Mengajukan Pulang

15 hours ago 3

Minggu, 05 April 2026 – 08:54 WIB

100 Ribu PMI Bertahan di Timur Tengah, tak Ada yang Mengajukan Pulang - JPNN.com Bali

Ilustrasi pekerja migran Indonesia (PMI) saat pulang ke tanah air. Kementeriaan P2MI mengeklaim tak ada satu pun PMI di Timur Tengah yang mengajukaan pulang ke tanah air meski ada konflik. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/nym.

bali.jpnn.com, DENPASAR - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan perhatian serius terhadap dampak psikologis maupun trauma yang dialami para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan Timur Tengah (Timteng).

Fokus utama perlindungan mencakup PMI yang bekerja di Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Yordania, dan Kuwait.

Menteri P2MI Mukhtarudin juga menegaskan Iran tidak masuk tujuaan resmi penempatan pekerja migran Indonesia.

"Kalau di Iran itu bukan negara tujuan penempatan.

Jika ada warga negara Indonesia (WNI) di sana, kemungkinan mereka berangkat secara mandiri dan jumlahnya dipastikan tidak besar," ujar Menteri P2MI Mukhtarudin di Denpasar, Bali, dilansir dari Antara.

Kementerian P2MI mencatat sekitar 100 ribu PMI tersebar di berbagai negara Timur Tengah.

Dari jumlah tersebut, belum ada satu pun PMI yang mengajukan permohonan pemulangan, yang menjadi indikator bahwa kondisi di lapangan masih relatif aman.

Mukhtarudin mengeklaim Kementerian P2MI terus menjalin komunikasi aktif dengan perwakilan RI (KBRI/KJRI) untuk memantau situasi.

Kementerian P2MI mencatat sekitar 100 ribu PMI tersebar di berbagai negara Timur Tengah dan tak ada satupun yang mengajukan pulang ke tanah air

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |