7 September, 35 Ribu PPPK & PPPK Paruh Waktu Kumpul di Istana Bawa 4 Tuntutan

2 hours ago 2

7 September, 35 Ribu PPPK & PPPK Paruh Waktu Kumpul di Istana Bawa 4 Tuntutan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketum Aliansi Merah Putih Fadlun Abdillah bersama pimpinan organisasi PPPK dan PPPK paruh waktu mengajak massanya ikut aksi 7 September 2026. Foto: Dokumentasi AMP for JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Sekitar 35 ribu PPPK dan PPPK paruh waktu akan mengikuti aksi 7 September 2026. Aksi dengan titik kumpul massa di Istana Negara dipimpin Ketua Umum Aliansi Merah Putih (AMP) Fadlun Abdillah ini membawa empat tuntutan massa.

Menurut Fadlun, empat tuntutan massa ini merupakan kesepakatan 16 organisasi PPPK dan PPPK paruh waktu. Adapun empat tuntutan tersebut sebagai berikut:

1. Angkat PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu semua jabatan (teknis, nakes, dan guru) tahun 2026

2. Angkat PPPK semua jabatan (teknis, nakes, guru) tanpa memandang usia menjadi PNS tahun 2027

3. Realisasikan pengembangan karier bagi seluruh ASN PPPK pada 2026

4. Alihkan sumber gaji ASN PPPK dari APBD ke APBN.

"Empat tuntutan ini menjadi poin utama perjuangan AMP. Saat ini sudah lebih dari 20 ribu orang yang mendaftar untuk ikut aksi 7 September 2026," kata Fadlun kepada JPNN, Senin (31/8).

Dia memperkirakan bahwa jumlah massa akan terus bertambah hingga target 35 ribu orang.  Turunnya massa dari PPPK dan PPPK paruh waktu lintas jabatan mulai teknis, tenaga kesehatan (nakes), dan guru ini, merupakan pengingat kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa masih ada kelompok masyarakat yang butuh kepastian nasib.

Sesuai agenda AMP, 7 September akan menjadi momentum 35 ribu PPPK dan PPPK paruh waktu berkumpul di Istana membawa empat tuntutan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |