AIPNI Regional IX Jatim Dilantik, Siapkan Lulusan Ners Siap Kerja di Jepang hingga Jerman

1 week ago 2

Rabu, 29 Juli 2026 – 16:10 WIB

AIPNI Regional IX Jatim Dilantik, Siapkan Lulusan Ners Siap Kerja di Jepang hingga Jerman - JPNN.com Jatim

AIPNI Regional IX Jawa Timur melantik pengurus baru periode 2026-2030 dan memperkuat mutu pendidikan ners. Fokus utama adalah kurikulum internasional, peningkatan kompetensi, dan peluang kerja perawat di luar negeri. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional IX Jawa Timur melantik pengurus baru sekaligus menggelar rapat kerja periode 2026-2030 di Surabaya, Rabu (29/7).

Forum yang mengusung tema Bersinergi dalam Harmoni, Bergerak Bersama, Berdampak Nyata bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia itu menjadi momentum memperkuat kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan LLDIKTI untuk meningkatkan mutu pendidikan ners agar mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan nasional hingga pasar kerja internasional.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim Dr Erwin Astha Triyono mengatakan tantangan saat ini bukan sekadar mencetak lebih banyak perawat, tetapi menghasilkan lulusan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki pemerataan penempatan di berbagai daerah.

"Tugas kita hari ini adalah bagaimana mencetak tenaga kesehatan, khususnya perawat, yang bermutu, excellent, dan mampu mengimbangi dinamika perkembangan teknologi kesehatan, termasuk yang berbasis artificial intelligence (AI)," ujar Erwin.

Dia menilai kebutuhan tenaga perawat tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, melainkan juga kualitas pendidikan dan distribusinya.

"Pada prinsipnya, kekurangan tenaga perawat itu sifatnya relatif. Tugas kami bersama Kementerian Kesehatan adalah menata agar produksi lulusan sesuai kebutuhan, kemudian memastikan mutunya baik dan distribusinya merata. Jangan sampai tenaga perawat hanya berkumpul di kota-kota besar, sementara daerah terpencil yang sangat membutuhkan justru kekurangan," katanya.

Erwin menyebut Jawa Timur saat ini memiliki sekitar 70 ribu perawat yang secara umum telah mencukupi kebutuhan. Namun, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan melalui pendidikan berkelanjutan.

"Saya tidak mengatakan perawat sekarang belum baik, justru mereka sudah baik. Namun mereka tidak boleh berhenti belajar. Baik dokter, perawat, bidan, maupun apoteker semuanya harus terus meng-update keilmuan," ujarnya.

AIPNI Regional IX Jawa Timur melantik pengurus baru periode 2026-2030 dan memperkuat mutu pendidikan ners.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |