BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia

3 hours ago 2

BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan alternatif instrumen investasi baru di pasar modal Indonesia, Exchange-Traded Fund (ETF) Emas pada Senin (10/8).

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sekaligus perwakilan Self-Regulatory Organization (SRO), Samsul Hidayat menjelaskan produk baru ini bagian dari ekosistem bullion nasional melalui integrasi pasar modal dengan bullion.

Pengembangan ETF emas ini hasil dari kolaborasi OJK, SRO, manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bullion bank, dan pelaku industri di pasar modal.

"Peluncuran ETF emas diharapkan menjadi alternatif instrumen investasi baru bagi investor pasar modal," kata Samsul di gedung BEI, Jakarta Selatan.

Samsul mengungkapkan peluncuran produk ini bertepatan dengan satu tahun menjelang usia emas pasar modal Indonesia.

Melalui kolaborasi itu, pembentukan bullion berlangsung dalam satu ekosistem, mulai dari penyediaan fisik emas sebagai aset dasar hingga pencatatan electronic gold reserve di KSEI.

Pencatatan tersebut berfungsi sebagai representasi kepemilikan atas emas, hingga perdagangan unit penyertaan ETF emas di bursa efek.

Menurutnya, momentum ini merupakan simbol harapan pada masa keemasan pasar modal untuk dapat berkontribusi menuju Indonesia Emas di 2045.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan alternatif instrumen investasi baru di pasar modal Indonesia, Exchange-Traded Fund (ETF) Emas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |