jatim.jpnn.com, SIDOARJO -
Jumlah pasien dugaan keracunan karena Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, bertambah menjadi sebanyak 730 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmita Herawati mengatakan data itu dihimpunnya dari pasien yang berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
"Artinya yang kami data ini yang sudah kami peroleh ketika mereka masuk ke rumah sakit atau melaporkan ketika berobat ke beberapa fasyankes,” kata Lakhsmita saat dikonfirmasi, Jumat (4/9).
“Artinya bisa (ketika berobat) di dokter praktik swasta, bidan, maupun Puskesmas. Ini totalnya 730 pasien," tambahnya.
Dari total 730 korban dugaan keracunan massal itu, sebanyak 23 pasien masih menjalani rawat inap, 706 berstatus rawat jalan dan satu masih dalam tahap observasi.
“Data terakhir masih rawat opname itu 23 orang. Kemudian yang sudah kita rawat jalankan ya, artinya sudah berobat jalan itu 706, saat ini masih ada observasi pasien satu orang," ujarnya.
Lakhsmita mengungkapkan satu pasien yang masih menjalani masa observasi tersebut, sedang berada di RSUD Notopuro, Sidoarjo.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)