jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Taufik Hidayat (30 tahun), tersangka penyiksaan dan penyekapan YTR di Kabupaten Bandung, akhirnya ditampilkan di hadapan publik.
Untuk pertama kalinya setelah ditangkap, Taufik Hidayat dihadirkan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026).
Dengan baju tahanan warna orange, Taufik Hidayat hanya tertunduk nalu saat ditampilkan di depan awak media.
Tangannya diborgol dengan pengawalan dari petugas Polda Jabar.
Tak banyak yang diucapkan Taufik si penyiksa perempuan itu. Ia hanya menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya setelah membuat cacat YTR.
Permintaan maaf itu disampaikan Taufik dihadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arafah Fauzi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Direktur Utama RS Hasan Sadikin, dr Rachim Dinata, dan stakeholder lainnya.
"Saya menyesal, saya minta maaf," kata Taufik kepada wartawan.
Dia hanya tertunduk tidak menanggapi berbagai pertanyaan yang dilontarkan wartawan.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)