jpnn.com, JAKARTA - Menjelang HUT ke-36, SCTV kembali menghadirkan sinetron terbaru bertajuk 'Wajah Cinta Yang Lain' untuk menghibur pemirsa setia.
Sinetron tersebut dibintangi oleh Dinda Kirana sebagai salah satu pemeran utama yang memerankan sosok perempuan tangguh. Melalui karakter yang diperankannya, Dinda Kirana menghadirkan potret seorang wanita yang disakiti oleh masa lalunya, namun memilih bangkit, menghadapi berbagai ujian hidup, dan berjuang menegakkan harga dirinya.
Deretan aktor ternama Tanah Air seperti Oka Antara, Andri Mashadi, Ibrahim Risyad, bersama sejumlah pemain lainnya, turut menghidupkan kisah drama yang memadukan pengkhianatan, balas dendam, hingga perjuangan seorang wanita kuat yang mempertahankan hidupnya.
“SCTV selalu berusaha memahami keinginan pemirsa yang ingin menyaksikan drama dengan cerita terbaik setiap hari. Di ‘Wajah Cinta Yang Lain’ menawarkan alur cerita yang kuat, penuh pertentangan, serta perjalanan hidup tokoh yang penuh dengan ujian. Kami optimis karakter yang kuat dalam sinetron ini dapat memberikan warna baru dalam deretan tayangan drama SCTV, khususnya di jam prime time utama,” ungkap Banardi Rachmad, Deputy Director Programming SCTV.
Wajah Cinta Yang Lain dimulai dengan kisah Asti Paramita (Dinda Kirana), seorang perempuan yang percaya dirinya adalah wanita paling beruntung setelah menjalani empat tahun pernikahan yang penuh cinta bersama Bima Arjuna (Andri Mashadi).
Kebahagiaannya terasa semakin sempurna ketika ia akhirnya mengandung anak pertama yang telah lama dinantikan. Demi mewujudkan impian membangun keluarga, Asti rela meninggalkan bisnis kecantikan yang dirintisnya dari nol dan mempercayakan seluruh tabungannya kepada sang suami.
Namun, tepat di hari jadi pernikahan, seluruh impian itu hancur ketika Asti memergoki Bima sedang bermesraan dengan perempuan lain di sebuah hotel. Pengkhianatan yang selama ini tersembunyi pun terbongkar, menghancurkan kepercayaan Asti terhadap pria yang paling dicintainya.
Belum sempat pulih dari luka batinnya, Asti justru menjadi korban rencana pembunuhan yang mengakibatkan wajahnya rusak parah setelah disiram air keras dan ditinggalkan di tengah hutan dalam kondisi sekarat.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)
