jpnn.com, JAKARTA - Upaya pemerintah menciptakan ketahanan energi melalui program go green energy mendapat dukungan positif dari para pengusaha.
"Go green energy bertujuan membangun fondasi kokoh bagi masa depan energi hijau yang berkelanjutan serta transportasi di Indonesia," kata Owner PT Berkat Cawan Group Albert Junior di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, guna mencapai hal tersebut pemerintah harus menggandeng pihak swasta. Salah satunya dengan membuka dialog dengan pelaku usaha, khususnya anak-anak bangsa.
"Dengan dialog terbuka dan intens, maka berbagai kendala dan kebijakan yang ada bisa diselesaikan, termasuk dari sisi pembiayaan," jelas pemilik PT Berkat Cawan Energi ini.
Dulu, kata Owner PT Berkat Cawan Milenial, dan PT Berkat Cawan Emas ini, sudah ada dialog yang diinisiasi oleh kementerian terkait, bahkan langsung dengan Presiden RI. Dengan begitu, pemerintah akan mengetahui apa yang menjadi kendala-kendala di lapangan.
Menurutnya, kemampuan anak-anak bangsa tidak kalah. Bahkan, kalaupun melibatkan investor luar negeri sifatnya hanya transfer knowledge saja. Selain itu, secara finansial pihak swasta memiliki kemandirian untuk berinvestasi. "Kuncinya adalah dialog dan kolaborasi," tukasnya.
Selain itu, penting juga melibatkan kalangan akademisi, baik secara pemikiran maupun tenaga-tenaga terampil.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas, dan Panas Bumi Indonesia (APMI) Suprijonggo Santoso mengatakan visi Ketahanan Energi 2045 tidak didukung oleh perhatian dan bantuan yang berarti dari pemangku kepentingan lainnya. Bahkan, APMI selama ini jarang diajak berdialog terkait kondisi-kondisi riil di lapangan. Padahal, mereka adalah ujung tombaknya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)


