Karhutla Gunung Bromo Meluas, Area Terdampak Capai 520 Hektare

4 hours ago 5

Senin, 10 Agustus 2026 – 11:36 WIB

Karhutla Gunung Bromo Meluas, Area Terdampak Capai 520 Hektare - JPNN.com Jatim

Personel kepolisian mengecek kondisi padang rumput terdampak kebakaran di sekitar Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di Gunung Bromo sisi arah ke Jemplang, Kabupaten Malang dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (9/8/2026). ANTARA/Ananto Pradana

jatim.jpnn.com, MALANG - Kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, meluas. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat area yang terdampak kebakaran mencapai 520 hektare.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan data sebelumnya yang mencapai sekitar 176 hektare.

"Tercatat hingga saat ini ada 520 hektare kawasan terdampak kebakaran," kata Rudi di Gunung Bromo, Minggu (9/8).

Menurut dia, peningkatan luasan area terdampak terjadi setelah api kembali berkobar di kawasan Gunung Bromo pada Sabtu (8/8) malam. Kobaran api tidak hanya membakar area tebing, tetapi juga merambah kawasan savana Gunung Bromo.

Rudi menjelaskan meluasnya kebakaran dipicu hembusan angin yang cukup kencang sejak Sabtu siang. Kondisi tersebut membuat api menjalar dengan cepat dari bagian atas tebing menuju area bawah.

Saat mencapai bagian bawah tebing, kobaran api turut membakar vegetasi berupa rerumputan dan tanaman yang dalam kondisi kering. Api kemudian bergerak menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) menuju kawasan savana dan membakar rerumputan di area tersebut.

"Termasuk dampak dari frost (embun beku) yang terjadi sehingga api meluas," ujarnya.

Pantauan di lapangan pada Minggu siang menunjukkan sisa rerumputan berwarna hitam akibat terbakar terlihat di kawasan savana Gunung Bromo. Sejumlah rerumputan kering di sisi tengah JLKT dari arah Jemplang, Kabupaten Malang, juga terdampak kobaran api yang kembali membesar pada Sabtu malam.

Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 520 hektare. TNBTS menyebut angin kencang dan vegetasi kering membuat api cepat menjalar ke savana.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |