jpnn.com, JAKARTA - Tekanan krisis energi global dan dampak perubahan iklim kian terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi ini menegaskan bahwa cara masyarakat mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) saat ini akan sangat menentukan kualitas hidup di masa mendatang.
Perubahan perilaku dalam penggunaan energi, khususnya BBM, dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi berikutnya. Kesadaran kolektif menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tersebut.
Direktur The Climate Reality Project Indonesia Amanda Katili Niode, menilai penggunaan BBM secara bijak tidak lagi cukup dibicarakan sebagai wacana. Menurutnya, hal itu harus segera diwujudkan dalam praktik nyata di kehidupan sehari-hari.
Dia menegaskan bahwa konsumsi BBM memiliki keterkaitan langsung dengan krisis iklim yang tengah berlangsung. Setiap penggunaan energi fosil berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca di atmosfer.
“Setiap liter BBM yang kita bakar, berarti kita menambah emisi gas rumah kaca ke atmosfer. Dampaknya nyata dan kita sudah merasakannya,” ujar Amanda, dalam keterangannya, Minggu (5/4).
Dampak tersebut, lanjutnya, sudah terlihat dalam berbagai fenomena cuaca ekstrem. Perubahan pola musim, banjir di sejumlah wilayah, serta kekeringan di daerah lain menjadi bukti nyata kondisi yang dihadapi saat ini.
Amanda menilai kebiasaan masyarakat, termasuk dalam penggunaan BBM, memiliki peran besar dalam memperparah atau mengurangi dampak tersebut. Oleh karena itu, perubahan gaya hidup menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4270826/original/010293200_1671790149-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478324/original/007254400_1768898639-MIROSLAV-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5173290/original/082325700_1742827637-20250324BL_Konpers_Prematch_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Bahrain_6.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468759/original/079510500_1768014379-The_Jakmania_Persija-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478143/original/067572000_1768893002-ramos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5103420/original/086995100_1737456653-Timnas_Indonesia_-_Aksi-Aksi_Rizky_Ridho_di_Timnas__Persija_dan_Persebaya_copy.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461778/original/027475200_1767441213-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-06.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425295/original/049947100_1764220613-Ian_Puleio.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244236/original/046656300_1749145008-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-20.JPG)

