Lawan Investasi Bodong, Bank Mandiri Taspen Gandeng Korban Penipuan

10 hours ago 1

Lawan Investasi Bodong, Bank Mandiri Taspen Gandeng Korban Penipuan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bank Mandiri Taspen (logo). Foto dok Mandiri Taspen

jpnn.com, PURWOKERTO - Bank Mandiri Taspen menggandeng para korban dugaan penipuan investasi yang melibatkan oknum mantan pegawai berinisial N alias D (36) untuk memperkuat literasi keuangan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap praktik investasi bodong.

Distribution Head 5 (Jateng-DIY) Bank Mandiri Taspen I Putu Agus Sinom Artawan mengatakan pihaknya menerima dan menyambut aspirasi pengaduan dari para korban tersangka N alias D, yang diduga terlibat dalam kasus penipuan investasi.

"Kami membuka ruang komunikasi dengan para korban sekaligus memberikan edukasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Perlindungan nasabah menjadi komitmen utama kami," ujar Sinom.

Dia menjelaskan seluruh nasabah yang hadir dalam kegiatan tersebut disambut langsung oleh jajaran manajemen Bank Mandiri Taspen, mulai dari Pimpinan Cabang Purwokerto Puguh Setiaris Wicaksono hingga Kepala Divisi Taskforce Muhammad Ikhsan.

Selain menerima aspirasi para korban, Bank Mandiri Taspen juga menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan makan bersama.

Dalam kesempatan itu, peserta bersama Komunitas Mantap Indonesia turut membagikan program Jumat Berkah kepada masyarakat sekitar.

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat hubungan dengan nasabah sekaligus membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya investasi ilegal yang kerap menyasar masyarakat,” katanya.

Para nasabah selanjutnya mengikuti kegiatan literasi keuangan yang disampaikan Department Head Operation Customer Experience Bank Mandiri Taspen Andi Prasetyo Nugroho.

Bank Mandiri Taspen juga menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan makan bersama.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |