Mentan Amran Copot Korwil KPPG Surabaya Gegara Tak Beli Telur Sesuai Harga Pemerintah

1 week ago 3

Rabu, 12 Agustus 2026 – 12:37 WIB

Mentan Amran Copot Korwil KPPG Surabaya Gegara Tak Beli Telur Sesuai Harga Pemerintah - JPNN.com Jatim

Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman memberikan keterangan usai Rapat Pengunggasan Nasional di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). ANTARA/Willi Irawan

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mencopot Koordinator Wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya Tiara Devi saat Rapat Pengunggasan Nasional di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Pencopotan tersebut dilakukan karena KPPG Surabaya dinilai belum membeli telur dari peternak sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Itu atas nama negara karena kenapa? Mereka belum membeli harga telur sesuai perintah dari Kepala BGN. Kepala BGN dan beliau Wakil Kepala BGN luar biasa. Itu kami lakukan demi peternak-peternak kita seluruh Indonesia," kata Amran.

Amran menegaskan tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebijakan penyerapan telur peternak benar-benar dijalankan di lapangan.

Dia bahkan mengancam bakal kembali mencopot pihak lain yang tidak menjalankan instruksi pemerintah terkait penyerapan telur.

"Mungkin nanti bukan itu saja, kalau ada yang melakukan lagi, itu dicopot lagi. Jangan beri ruang orang yang bermain-main di tengah kesulitan rakyat kecil," tuturnya.

Amran menjelaskan pemerintah telah mengeluarkan instruksi agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap telur dari peternak sesuai petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.

"Sudah ada instruksi, sudah ada surat bahwa wajib menyerap sesuai juknisnya sudah ada," ujarnya.

Mentan Amran Sulaiman mencopot Koordinator KPPG Surabaya karena dinilai tak membeli telur sesuai harga pemerintah. Dia mengancam sanksi serupa bagi pelanggar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |