Pemerintah Diingatkan Soal Program Insentif Motor Listrik, Catat

4 hours ago 8

Pemerintah Diingatkan Soal Program Insentif Motor Listrik, Catat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kebijakan insentif pembelian motor listrik bisa memacu penguatan industri kendaraan listrik nasional dalam jangka panjang. Ilustrasi. Foto: Dedi Sofian

jpnn.com, JAKARTA - Managing Director Energy Shift Institute Putra Adhiguna mengatakan kebijakan insentif pembelian motor listrik bisa memacu penguatan industri kendaraan listrik nasional dalam jangka panjang.

Tetapi, Putra meminta pemerintah perlu memastikan pemberian insentif sebesar Rp 3 juta per unit dapat membantu konsumen beralih dari motor konvensional. 

Terlebih adanya kebijakan masif pengunaan motor listrik juga harus memberikan dampak baik terhadap industri dalam negeri.

“Namun waspadai, jangan sampai memicu gelombang impor dan perakitan-perakitan terbatas, tetapi tidak benar-benar membangun industri,” kata Putra di Jakarta, Senin (24/8).

Putra mengatakan pemerintah juga perlu melakukan evaluasi terhadap keberhasilan subsidi sebelumnya, dan menetapkan tolak ukur yang jelas bagi produsen yang perlu mendapatkan dukungan.

Hal ini menurutnya, penting agar tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi insentif juga memperkuat kapasitas produksi, rantai pasok, serta penggunaan komponen dalam negeri.

Putra mengatakan kapasitas produksi nasional saat ini dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan pasar dengan penjualan motor listrik yang berada di kisaran 70 ribu unit per tahun.

“Kapasitas produksi semestinya bisa memenuhi dengan catatan konsistensi dukungan pemerintah, dan standar yang jelas dan baik,” katanya.

Managing Director Energy Shift Institute Putra Adhiguna mengatakan kebijakan insentif pembelian motor listrik bisa memacu penguatan industri kendaraan listrik

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |