Perempuan Pengibar Bendera Merah Putih di Pantai Baron

5 hours ago 1

Selasa, 18 Agustus 2026 – 13:21 WIB

Perempuan Pengibar Bendera Merah Putih di Pantai Baron - JPNN.com Jogja

Pengibaran bendera merah putih di Pantai Baron. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, GUNUNGKIDUL - Gelombang tinggi dan embusan angin laut di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, tak menyurutkan semangat ratusan peserta upacara memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Di tengah riuhnya deburan ombak yang menghantam tebing, prosesi pengibaran bendera Merah Putih di tengah laut berlangsung khidmat sekaligus menegangkan.

Dari jajaran personel Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) DIY yang menerjang ombak, sosok Susmiyati (35) menjadi perhatian utama. Ia merupakan satu-satunya perempuan yang dipercaya menjadi pengibar bendera di titik tiang apung tengah laut.

Prosesi diawali tepat pukul 10.00 WIB dengan penyeberangan peserta menggunakan kapal nelayan menuju lokasi upacara yang dikelilingi air menyerupai pulau kecil.

Setelah upacara darat selesai, puluhan petugas SRI DIY dengan perlengkapan renang dan papan seluncur bersiap mengarungi laut.

Susmiyati bersama dua rekan prianya, Surono dan Heri Wibowo, memimpin aksi menceburkan diri ke laut.

Mereka harus berenang sejauh 150 meter menembus gelombang setinggi dua meter untuk mencapai tiang bendera apung setinggi 10–15 meter.

"Tahun ini medannya lebih berat. Pijakan dari bibir pantai langsung dalam. Jadi, butuh tenaga lebih besar untuk berenang dibanding tahun lalu," ujar Susmiyati saat ditemui di lokasi.

Susmiyati menjadi satu-satunya perempuan yang berenang sejauh 150 meter di pantai Baron, hanya untuk mengibarkan bendera merah putih.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |