Peziarah Mengeluh Diganggu Anjal di Makam Sunan Ampel, Eri Cahyadi Bertindak

1 hour ago 5

Kamis, 03 September 2026 – 11:36 WIB

Peziarah Mengeluh Diganggu Anjal di Makam Sunan Ampel, Eri Cahyadi Bertindak - JPNN.com Jatim

Arsip - Anak jalanan yang ditangkap oleh petugas Satpol PP Kota Surabaya. ANTARA/HO-Pemkot Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemkot Surabaya menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait keberadaan anak jalanan (anjal) dan pengemis di kawasan Makam Sunan Ampel.

Keluhan tersebut muncul karena sejumlah anjal disebut kerap meminta uang kepada peziarah dengan cara yang dinilai cukup memaksa.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan laporan mengenai keberadaan anjal di kawasan Ampel terus berulang. Keluhan tersebut bahkan disampaikan masyarakat melalui hotline Lapor Cak Eri.

"Modus yang dikeluhkan beragam. Ada anjal yang berpura-pura membantu peziarah menyeberangkan jalan, hingga meminta uang dengan cara yang dinilai cukup memaksa. Sebagian bahkan disebut mengikuti peziarah sampai akhirnya mereka memberikan uang," kata Eri, Rabu (2/9).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Eri memastikan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya telah turun ke kawasan Ampel untuk melakukan penertiban.

Menurutnya, pengawasan di kawasan Ampel sebenarnya dilakukan setiap hari. Namun, keberadaan anjal yang tidak menetap menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.

"Saya minta maaf kepada para peziarah, tetapi ini sudah berulang kali ditertibkan oleh teman-teman, dijaga oleh teman-teman, tetapi tetap saja seperti kucing-kucingan dan kembali lagi," ujarnya.

Eri meminta pengawasan di kawasan Ampel diperketat. Dia juga meminta koordinasi dengan Satpol PP terus dilakukan agar intensitas patroli dapat ditambah.

Keluhan soal anjal yang mengganggu peziarah di kawasan Makam Sunan Ampel ditindaklanjuti Pemkot Surabaya dengan penertiban dan penguatan patroli.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |