jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sat Reskrim Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK) aspal atau asli tapi palsu untuk sepeda motor dan mobil.
Dalam kasus ini, polisi menangkap lima tersangka dan menyita ratusan STNK palsu.
Pengungkapan kasus tersebut diunggah Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (27/5).
Dari hasil penggerebekan, polisi turut mengamankan empat sepeda motor dan empat mobil yang diduga terkait praktik pemalsuan tersebut.
“300 lebih motor nih, biayanya mahal. Bikin STNK palsu satu lembar Rp 3 juta,” ujar Kombes Luthfie.
Dari pemeriksaan awal, para pelaku diketahui memalsukan data kendaraan secara manual. Mereka menghapus data lama pada STNK, kemudian menuliskan identitas baru sebelum dokumen kembali dilapisi agar tampak asli.
“Langsung handmade dikerjakan sendiri untuk menghapus data lamanya, Ndan. Ditulis satu-satu, baru dilapis lagi. Setelah dicek Samsat, datanya beda. Ini contohnya, Ndan,” kata salah satu anggota kepada Kapolrestabes.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan pengecekan data kendaraan melalui salah satu kantor Samsat.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)