PSI Puji Percepatan Swasembada dan Ketahanan Pangan di Bawah Komando Prabowo

4 hours ago 3

PSI Puji Percepatan Swasembada dan Ketahanan Pangan di Bawah Komando Prabowo

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menilai fase berikutnya pelaksanaan MBG perlu semakin menekankan pemerataan, terutama ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Foto: dok sumber

jpnn.com, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memuji sejumlah keberhasilan pemerintah seperti disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Sidang Tahunan MPR RI, termasuk capaian swasembada dan ketahanan pangan nasional.

“Percepatan swasembada pangan patut diacungi jempol. Sebelumnya pemerintah menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam empat tahun, namun Presiden Prabowo menegaskan target tersebut dapat dipenuhi jauh lebih cepat. Ini merupakan capaian penting, terlebih ketahanan pangan menjadi semakin strategis di tengah ketidakpastian global, perubahan iklim, dan ancaman gangguan pasokan pangan dunia,” kata Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Senin (17/8).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan, pada 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan; yaitu beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara mengenai beras, tetapi juga menyangkut beragam komoditas yang sehari-hari dikonsumsi masyarakat. Semakin banyak kebutuhan pangan yang dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri, semakin kuat pula posisi Indonesia dalam menghadapi gejolak pangan global,” lanjut Grace.

Selanjutnya, kesiapan menghadapi perubahan iklim juga perlu mendapat perhatian.

PSI meyakini, ketahanan pangan yang sesungguhnya bukan hanya kemampuan menghasilkan pangan ketika kondisi normal, tetapi juga kemampuan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan ketika menghadapi gangguan seperti El Nino.

“Reformasi tata kelola pupuk merupakan langkah yang layak diapresiasi. Penyederhanaan distribusi pupuk dengan memangkas 145 aturan yang sebelumnya membuat proses penyaluran menjadi rumit merupakan bentuk keberanian pemerintah membenahi persoalan struktural,” kata Grace.

Penurunan harga pupuk sebesar 20 persen juga layak dicatat, karena pupuk merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi produktivitas dan biaya produksi petani.

PSI meyakini ketahanan pangan yang sesungguhnya bukan hanya kemampuan memproduksi ketika kondisi normal

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |