jpnn.com, JAKARTA - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta secara resmi menolak gugatan yang diajukan oleh Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Nusa Tenggara Timur (NTT), Semuel Haning, terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI.
Putusan ini diambil setelah majelis hakim menerima eksepsi kompetensi absolut dari pihak Menpora dalam persidangan yang digelar Selasa (4/8/2026)
Berdasarkan amar putusan yang diketuk pada sidang Selasa, 4 Agustus 2026, majelis hakim menetapkan tiga poin utama yang memenangkan pihak Kemenpora, yaitu:
Penundaan: Majelis hakim menolak seluruh permohonan penundaan pelaksanaan administratif yang diajukan oleh pihak Penggugat.
Eksepsi: Majelis hakim menerima eksepsi Tergugat mengenai Kewenangan Mengadili (Kompetensi Absolut). Pengadilan menegaskan bahwa materi perkara yang digugat berada di luar kewenangan hukum PTUN Jakarta.
Pokok Perkara: Majelis hakim menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard) serta menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 455.000,-.
Dengan diterimanya eksepsi kompetensi absolut ini, pihak Menpora sukses memenangkan aspek formal terkait keabsahan institusi pengadilan tempat gugatan didaftarkan.
Alhasil, proses hukum di PTUN Jakarta dipastikan berhenti dan tidak berlanjut ke tahap pemeriksaan pokok perkara yang lebih dalam.Keputusan ini membawa dampak besar bagi ekosistem olahraga nasional. Dengan ditolaknya gugatan tersebut, permohonan Semuel Haning untuk menunda pelaksanaan administratif serta membekukan kegiatan tinju dari organisasi lain selain PERTINA otomatis gugur demi hukum.





































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
