Bali Ekspor Salak Gula Pasir ke Tiongkok, Wamendag & Koster Berpesan

3 hours ago 4

Kamis, 06 Agustus 2026 – 21:12 WIB

Bali Ekspor Salak Gula Pasir ke Tiongkok, Wamendag & Koster Berpesan - JPNN.com Bali

Wamendag RI Dyah Roro Esti Widya Putri didampingi Gubernur Koster, Konsul Tiongkok di Bali dan pengurus DPD GPEI Bali melepas ekspor salak gula pasir Karangasem ke Tiongkok di Kuta, Badung, Kamis (6/8). Foto: Ali Mustofa/JPNN.com

bali.jpnn.com, DENPASAR - Komoditas ekspor Bali bertambah.

Setelah kakao dan manggis, Bali kembali mengekspor buah salak ke pasar internasional.

Kamis hari ini (6/8), pelaku usaha di Bali mengekspor 3,5 ton salak gula pasir dari Karangasem untuk pasar Tiongkok senilai USD 13 ribu, setara Rp232,92 juta.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, rata-rata ekspor harian buah tropis ini diperkirakan mencapai 3 hingga 5 ton.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengapresiasi langkah tersebut saat melepas pelepasan ekspor di Kuta, Badung, Bali, Kamis (6/8).

Menurut Wamendag Dyah Roro, Bali memiliki potensi ekspor yang luar biasa besar, mulai dari sektor perikanan, ekonomi kreatif, fesyen, kerajinan, hingga pertanian.

"Ini merupakan kekuatan Indonesia yang bisa terus dioptimalkan," ujar Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri seusai pelantikan pengurus DPD GPEI Bali.

Meski begitu, Wamendag mendorong para pelaku usaha untuk tidak berhenti pada ekspor bahan mentah.

Pelaku usaha di Bali mengekspor 3,5 ton salak gula pasir dari Karangasem untuk pasar Tiongkok senilai USD 13 ribu, setara Rp232,92 juta, Kamis (6/8)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |