Rupiah Ambrol, USD Tembus Rp 17.881, Ada Apa?

2 hours ago 2

Rupiah Ambrol, USD Tembus Rp 17.881, Ada Apa?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasir Rupiah dan dollar USD Ilustrasi Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja

jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah 35 poin atau 0,20 persen jadi Rp 17.881 per USD.

Sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp 17.846 per USD.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan ini disebabkan harga minyak yang sangat fluktuatif.

“Harga minyak tetap sangat fluktuatif dalam beberapa sesi terakhir karena pasar bereaksi terhadap berita utama yang saling bertentangan seputar negosiasi gencatan senjata,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Ibrahim menjelaskan sentimen pasar sempat membaik pasca muncul laporan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai draf kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, sementara negosiasi terus berlanjut mengenai program nuklir Iran dan isu-isu keamanan regional.

Prospek gencatan senjata ini mengurangi kekhawatiran atas kekurangan pasokan langsung dan mendukung harapan bahwa aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz dapat secara bertahap kembali normal. 

Namun, lalu lintas melalui jalur air strategis tersebut tetap jauh di bawah tingkat sebelum konflik, sehingga premi risiko geopolitik tetap berdampak ke pasar minyak.

Sentimen lain berasal dari data-data ekonomi AS seperti inflasi dan pertumbuhan yang tak sesuai perkiraan turut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah 35 poin atau 0,20 persen jadi Rp 17.881 per USD.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |