Tanggapi Rencana Aksi 27 Agustus, Postidar: Jangan Anarkis

6 hours ago 10

 Jangan Anarkis

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Aksi demonstrasi mahasiswa. Ilustrasi. Foto: JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presidium Profesional Terpadu Indonesia Raya (Postidar) Ahmad Kailani menanggapi rencana aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Menurut Kailani, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, setiap aksi harus tetap berada dalam koridor hukum dan berlangsung secara damai.

"Aksi demonstrasi jangan sampaikan berkembang menjadi tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat serta mengganggu stabilitas nasional," ujar Ahmad Dailani dalam keterangan tertulis pada Rabu (26/8/2026).

Lebih lanjut, dia menjelaskan demonstrasi merupakan mekanisme konstitusional dalam menyampaikan aspirasi.

Namun demikian, dia memberikan catatan penting bahwa kerja keras Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai menunjukkan hasil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.

Menurut Ahmad Kailani, sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo dan Gibran telah bekerja keras mempersatukan berbagai kekuatan di dalam negeri.

Tidak hanya di dalam negeri, lanjut Kailani, Prabowo juga mencanangkan diplomasi dengan semangat persahabatan (friendship), sebagaimana disampaikan dalam pidatonya, 'seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak'.

“Lalu, apa hasilnya? Satu per satu pohon diplomasi Presiden Prabowo mulai berbuah. Salah satu hasilnya adalah bangkitnya lapangan gas abadi di Blok Masela, Maluku, yang sempat mangkrak selama hampir 30 tahun,” ujar Kailani.

Presidium Profesional Terpadu Indonesia Raya (Postidar) Ahmad Kailani menanggapi rencana aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |