jpnn.com - Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca angkat bicara soal derasnya kritik yang mengarah kepada sejumlah pemain Macan Kemayoran setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Prapanca menilai terlalu dini melihat performa pemain Persija di Timnas Indonesia langsung dijadikan penyebab utama kegagalan Skuad Garuda di turnamen tersebut.
Sorotan memang mengarah tajam kepada lini belakang Timnas Indonesia. Beberapa pemain Persija seperti Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, Jordi Amat, hingga Shayne Pattynama menjadi bagian dari pertahanan yang dianggap tampil kurang meyakinkan dalam dua pertandingan terakhir fase grup.
Kritik makin tajam setelah Indonesia menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam.
Kondisi tersebut makin pelik setelah Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Singapura pada laga penentuan.
Hasil itu membuat Indonesia harus mengubur ambisi melangkah ke semifinal. Skuad asuhan John Herdman hanya mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan di Grup A.
Padahal, perjalanan awal Indonesia sempat membuat publik optimistis. Garuda mengawali turnamen dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja, kemudian kembali meraih tiga poin setelah menang 3-0 atas Timor Leste.
Namun, dua hasil terakhir justru mengubah cerita. Lini pertahanan Indonesia yang dihuni sejumlah pemain Persija menjadi salah satu titik yang paling banyak diperbincangkan.





































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

