UMY Menonaktifkan Dosen yang Diduga Melakukan Pelecehan Seksual

7 hours ago 1

Senin, 13 Juli 2026 – 08:30 WIB

UMY Menonaktifkan Dosen yang Diduga Melakukan Pelecehan Seksual - JPNN.com Jogja

Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) buka suara terkait dugaan kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.

Isu ini beredar di media sosial dengan menampilkan tangkapan gambar percakapan seorang dosen dengan seorang mahasiswi.

Rektor UMY Achmad Nurmandi dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa telah mencermati informasi yang beredar mengenai dugaan tindakan pelecehan yang melibatkan dosen Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).

Rektor menyebut UMY menyatakan keprihatinan serta siap memberikan dukungan, perlindungan, dan pendampingan psikologis kepada para korban maupun pihak-pihak yang telah menyampaikan informasi.

"UMY telah bergerak proaktif untuk melakukan investigasi secara menyeluruh dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas. Proses ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang lengkap, akurat, objektif, dan berbasis fakta mengenai dugaan kejadian yang disampaikan," katanya, Sabtu (11/7).

Sebagai bentuk respons cepat, Prodi Farmasi dan FKIK telah melakukan investigasi bersama dengan Satgas PPKPT Universitas untuk melakukan penelusuran, pemeriksaan dan identifikasi pihak-pihak yang terlibat.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi awal dari Program Studi Farmasi, FKIK, dan Satgas PPKPT UMY, Universitas menonaktifkan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh tugas akademik dan nonakademik. Penonaktifan sementara tersebut berlaku sampai proses pemeriksaan selesai dan diterbitkan keputusan lebih lanjut oleh Universitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Rektor.

Pihak kampus menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, kekerasan, intimidasi, maupun tindakan lain yang dapat mengancam keamanan, kenyamanan, dan martabat setiap individu di lingkungan kampus. (mcr25/jpnn)

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengambil langkah tegas menonaktifkan dosennya yang bermasalah.

Redaktur : Januardi Husin
Reporter : M. Sukron Fitriansyah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |