Undip Luruskan Kabar Kematian Mahasiswi PPDS Kedokteran Jiwa: Sakit Demam Berdarah

6 hours ago 7

Rabu, 02 September 2026 – 06:47 WIB

 Sakit Demam Berdarah - JPNN.com Jateng

Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah. FOTO: Laman fk.undip.ac.id.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Beredar kabar dugaan perundungan menyebabkan kematian seorang mahasiswi program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Jiwa, Departemen Kedokteran Spesialis Non Surgikal, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro (FK Undip) Semarang, Jawa Tengah.

Kabar tersebut dibantah oleh pihak kampus Undip yang menyebut informasi beredar di media sosial (medsos) tidak benar atau tak berdasar fakta.

Direktur Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip Nurul Hasfi mengatakan mahasiswi bernama Yuda Nabella Prameswari meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena sakit demam berdarah.

“Sejauh ini, berdasarkan laporan resmi yang diterima universitas, almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena sakit demam berdarah,” kata Nurul, Selasa (1/9).

Selama menjalani perawatan, almarhumah mendapat pendampingan dari keluarga, departemen, dan program studi.

Nurul mengatakan almarhumah menghembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUP Dr. Kariadi setelah menjalani perawatan selama 15 hari pada 28 Agustus 2026 pukul 19.06 WIB.

Setelah meninggal dunia, jenazah langsung dibawa keluarga ke rumah duka di Serang, Banten.

“Sejauh ini, Undip juga telah mendapat laporan resmi dari Fakultas Kedokteran bahwa almarhumah memang mahasiswa FK,” katanya.

Kematian mahasiswi PPDS Kedokteran Jiwa Undip bukan karena perundungan, melainkan akibat sakit demam berdarah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |