Viral Keributan di Jimbaran: Berawal dari Live TikTok, Berakhir Pengeroyokan

2 hours ago 5

Senin, 04 Mei 2026 – 15:25 WIB

 Berawal dari Live TikTok, Berakhir Pengeroyokan - JPNN.com Bali

Ilustrasi aksi pengeroyokan yang dilakukan pelaku kepada saksi korban di depan Coco Mart Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Ilustrasi Rara/JPNN.com

bali.jpnn.com, JIMBARAN - Jagat media sosial di Bali kembali dihebohkan dengan video viral keributan di depan Coco Mart, Jalan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kronologi di balik insiden yang terjadi pada Jumat (1/5) malam tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa keributan hebat itu dipicu oleh hal sepele, yakni kesalahpahaman saat melakukan siaran langsung (live) di aplikasi TikTok.

Dipicu challenge 'ketok kepala', peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 WITA ketika saksi KGDP, 14, melakukan live TikTok bersama dua rekannya, AR dan BI.

Mereka mengadakan tantangan alias challenge berhadiah gift mawar.

Dalam tantangan tersebut, BI merasa tidak terima karena kepalanya diketok sebagai bagian dari konsekuensi challenge.

"Terjadi kesalahpahaman yang memicu emosi.

Situasi makin memanas setelah pihak keluarga dari masing-masing pihak ikut campur untuk membela adiknya," ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya kepada awak media, Senin (4/5).

Jagat media sosial di Bali kembali dihebohkan dengan video viral keributan di depan Coco Mart, Jalan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |