jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 Prof Eduart Wolok mengungkap mayoritas kecurangan dilakukan oleh peserta yang memilih program studi kedokteran.
“Lebih dari 90 persen kasus kecurangan, terutama yang berkaitan dengan joki, memilih prodi kedokteran,” kata Prof Eduart di Gedung Rektorat Unesa, Surabaya, Sabtu (9/5).
Menurutnya, tingginya minat terhadap jurusan kedokteran menjadi salah satu pemicu munculnya praktik curang tersebut.
Prof Eduart menyebut banyak calon mahasiswa menganggap kedokteran sebagai jurusan bergengsi dengan prospek masa depan menjanjikan.
“Karena memang saat ini jurusan kedokteran dianggap sebagai jurusan yang bergengsi dan menjanjikan masa depan lebih baik,” ujarnya.
Namun di tengah tingginya persaingan, sebagian peserta justru memilih jalan pintas dengan menggunakan jasa joki demi lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Prof Eduart menegaskan, panitia SNPMB sebenarnya telah melakukan mitigasi dan pengawasan sejak tahun lalu untuk mendeteksi berbagai bentuk kecurangan dalam UTBK.
Dia memastikan sanksi tegas akan diberikan kepada peserta maupun pelaku joki yang terbukti terlibat.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)