IPDN Luluskan 1.404 Praja, Mendagri Titip Pesan Bangun Birokrasi Modern

58 minutes ago 1

IPDN Luluskan 1.404 Praja, Mendagri Titip Pesan Bangun Birokrasi Modern

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

IPDN mewisuda 1.404 lulusan, Mendagri Tito Karnavian dorong lahirnya birokrat berbasis pengetahuan. Foto: IPDN

jpnn.com, JATINANGOR - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mewisuda 1.404 lulusan pada Tahun Akademik 2025/2026 dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor. Wisuda tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Sebanyak 1.404 wisudawan terdiri atas 45 lulusan Program Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 lulusan Program Magister Terapan Studi Pemerintahan, 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan 1.204 lulusan Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan.

Dalam sambutannya, Tito Karnavian mengatakan para lulusan IPDN diharapkan menjadi ilmuwan dan birokrat yang mampu menghadirkan kebijakan publik berbasis pengetahuan.

Menurutnya, kehadiran para lulusan baru menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola birokrasi nasional.

"Kehadiran para pemikir muda bidang kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional yang berbasis pengetahuan. Para wisudawan IPDN diharapkan mampu membuat kebijakan-kebijakan baru yang berbasis pada pengetahuan dan berlandaskan teori," ujar Tito.

Khusus bagi lulusan Program Sarjana Terapan, Tito berharap mereka mampu mengimplementasikan ilmu pemerintahan sesuai dengan karakteristik masyarakat di berbagai daerah.

Ia menilai kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki para lulusan saat bertugas di lapangan.

Tito juga mengungkapkan tingginya kebutuhan pemerintah daerah terhadap lulusan IPDN. Menurutnya, banyak kepala daerah telah mengajukan permintaan agar lulusan IPDN dapat ditempatkan di wilayah masing-masing.

IPDN mewisuda 1.404 lulusan, Mendagri Tito Karnavian dorong lahirnya birokrat berbasis pengetahuan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |