jpnn.com - PALEMBANG - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan memastikan bahwa guru honorer atau non-aparatur sipil negara (ASN) yang belum terakomodasi dalam skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap menerima honor melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Mondyaboni menjelaskan pembayaran honor melalui dana BOS dilakukan dengan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku, di antaranya guru harus terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta memenuhi persyaratan administrasi lainnya.
"Guru-guru tersebut sampai sekarang masih tetap mengajar di sekolah. Untuk sementara, gaji mereka masih dapat dibayarkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun ini," katanya di Palembang, Senin (27/7).
Menurut Mondyaboni, masih terdapat sejumlah guru yang belum memenuhi syarat untuk diangkat sebagai PPPK paruh waktu, karena masa kerja mereka saat pendataan belum mencapai dua tahun.
Jumlah guru dengan status tersebut di Sumatera Selatan sudah tidak banyak lagi. Namun, pihaknya tetap melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar mereka memperoleh kepastian status kepegawaian.
“Kami masih menunggu regulasi dan kebijakan dari (pemerintah) pusat. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini ada kabar baik, sehingga mereka juga mendapatkan kepastian status," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kebutuhan tenaga pendidik di sekolah masih cukup tinggi seiring banyaknya guru yang memasuki masa pensiun. Namun, hingga kini sekolah belum diperbolehkan melakukan perekrutan guru baru, sehingga pemerintah daerah masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.
“Kami berharap segera ada kebijakan yang memberikan kepastian bagi guru-guru yang belum terakomodasi. Dengan begitu, kebutuhan tenaga pendidik di sekolah juga dapat terpenuhi," kata dia. (antara/jpnn)



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
