jateng.jpnn.com, SEMARANG - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih ditemui sejumlah persoalan, termasuk adanya penyelewengan di lapangan.
Meski demikian, Zulhas menyebut pemerintah tidak akan menoleransi penyimpangan tersebut. Setiap pihak yang terbukti melakukan penyelewengan akan diproses hukum agar pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai tujuan.
“MBG. Tujuannya mulia, masalahnya banyak, betul. Tidak gampang mengasih makan 82,9 juta orang. Balita, ibu hamil, ibu melahirkan, TK, SD, SMP, SMA. Tidak mudah. Terjadi penyelewengan, iya,” ujar Zulhas saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Senin (27/7).
Menurutnya, pemerintah telah mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. Seperti yang terjadi, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) nonaktif Dadan Hindayana bersama dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
“Dihukum, masuk ke penjara, diganti,” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Zulhas juga menyinggung pergantian pimpinan BGN sebagai bagian dari upaya memperkuat program MBG. Dia menyebut mantan Kepala BGN Nanik S Deyang, telah bekerja keras, tetapi menghadapi tekanan yang berat hingga terkendala kondisi kesehatan.
“Ibu Nanik itu hebat, tetapi rumahnya diduduki segala macam, sudah umur kena jantung. Harus berobat lama, harus operasi dan sebagainya,” ujarnya.
Karena itu, dia mengusulkan agar kepemimpinan BGN diisi sosok yang lebih muda demi mempercepat penyelesaian berbagai persoalan dalam implementasi MBG, yaitu Sudaryono, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
