April 2026, Mayoritas Wilayah di Jawa Tengah Masih Diguyur Hujan

2 hours ago 2

Kamis, 02 April 2026 – 18:55 WIB

April 2026, Mayoritas Wilayah di Jawa Tengah Masih Diguyur Hujan - JPNN.com Jateng

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah masih akan diguyur hujan sepanjang April 2026. Foto/ilustrasi: arsip JPNN.com/Ricardo

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah masih akan diguyur hujan sepanjang April 2026.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan kondisi tersebut terlihat dari tren curah hujan yang masih tinggi hingga akhir Maret.

“Mayoritas wilayah masih mengalami hujan dengan hari tanpa hujan yang sangat pendek, hanya sekitar satu hingga lima hari,” ujarnya, Kamis.

Berdasarkan analisis dasarian ketiga Maret (21-31 Maret), sebagian besar wilayah Jateng mencatat curah hujan kategori menengah hingga tinggi, yakni berkisar 51-300 milimeter per dasarian.

Meski begitu, sejumlah daerah seperti Wonogiri, Rembang, Pati, Purworejo, Kebumen, Klaten, serta sebagian wilayah Blora, Brebes, Banyumas, Wonosobo, dan Kota Tegal tercatat memiliki curah hujan rendah, antara 0–50 milimeter.

Di sisi lain, hujan dengan intensitas sangat tinggi—di atas 300 milimeter per dasarian—terpantau di sebagian wilayah Tegal, Pemalang, Banyumas, dan Purbalingga, serta beberapa titik di Batang, Kendal, Blora, dan Karanganyar.

Untuk awal April, BMKG memprediksi seluruh wilayah Jawa Tengah berpotensi mengalami curah hujan kategori menengah dengan peluang lebih dari 60 persen.

“Tidak ada wilayah yang dominan tinggi atau rendah. Hampir seluruhnya berada di kategori menengah,” jelas Teguh.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah masih akan diguyur hujan sepanjang April 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |