Banjir & Longsor di Filipina, 15 Orang Tewas, 8 Hilang

10 hours ago 3

Banjir & Longsor di Filipina, 15 Orang Tewas, 8 Hilang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas SAR mengevakuasi warga yang terdampak banjir akibat Siklon Tropis Penha di Filipina. (Anadolu/Iligan CDRMO/as)

jpnn.com - ISTANBUL - Jumlah korban jiwa akibat siklon tropis Kujira dan Dolphin, serta angin muson barat daya yang memicu banjir dan tanah longsor di Filipina bertambah.

Pada Senin (10/8), tercatat korban meninggal dunia bertambah menjadi 15 orang.

Selain korban meninggal dunia, delapan orang masih dinyatakan hilang, lapor Manila Times.

Asisten Sekretaris Kantor Pertahanan Sipil Laurence Mina, seperti dikutip suratkabar berbahasa Inggris Filipina itu, mengatakan 11 warga lainnya terluka akibat bencana alam tersebut. 

Dia menjelaskan bahwa penyebab kematian para korban bencana itu meliputi tanah longsor, runtuhan batu, pohon tumbang, sengatan listrik, dan tenggelam.

Menurut laporan GMA News Online, hampir 586.000 orang terdampak akibat bencana. Mereka tersebar di sembilan wilayah dan 33 provinsi.

Sebanyak 4.866 orang juga telah dievakuasi sebagai langkah pencegahan di wilayah I, III, Calabarzon, dan Mimaropa.

Lebih dari 32.800 orang telah mengungsi. Mereka menempati pusat-pusat evakuasi atau rumah-rumah kerabat. (antara/jpnn)

Korban jiwa akibat siklon tropis Kujira dan Dolphin, serta angin muson barat daya yang memicu banjir dan tanah longsor di Filipina bertambah.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |