jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Sebuah rekam video hasil rekayasa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengatasnamakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X beredar melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memverifikasi dan memastikan bahwa video tersebut merupakan konten palsu (deepfake) serta bukan pernyataan resmi dari Gubernur.
Pemerintah DIY pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan video tersebut.
Penelusuran internal langsung dilakukan setelah pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY menerima tindak lanjut laporan dari GKR Condrokirono.
Pihak kehumasan lantas mencocokkan video beredar dengan arsip dokumentasi resmi serta menganalisis indikator penggunaan teknologi AI.
"Hasil pengecekan kami menunjukkan bahwa video tersebut bukan berasal dari dokumentasi Humas Pemerintah Daerah DIY. Dari isi maupun cara penyampaiannya, kami memastikan itu merupakan video hasil rekayasa menggunakan AI," kata Pranata Humas Ahli Madya Diskominfo DIY Ditya Nanaryo Aji pada Rabu (22/07).
Ditya mengatakan salah satu petunjuk terkuat bahwa video tersebut adalah hasil manipulasi terlihat dari narasi yang disampaikan.
Dalam video tersebut, Sultan tampak membahas ranah pribadi seseorang, sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Gubernur DIY dalam agenda kehumasan maupun wawancara resmi mana pun.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
