bali.jpnn.com, DENPASAR - Krista Exhibitions Group kembali menggelar pameran industri makanan dan minuman (F&B) serta hospitality terbesar di Bali, Bali Interfood 2026.
Penyelenggaraan ke-7 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 September 2026, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali.
Ajang internasional yang bergulir sejak 2014 ini digadang-gadang menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah Bali.
Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor akomodasi dan penyediaan makan-minum (mamin) menyumbang kontribusi terbesar bagi struktur perekonomian Bali, mencapai 21,91 persen pada Triwulan II 2026.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa Bali Interfood 2026 diikuti oleh 110 peserta, termasuk 35 UMKM lokal.
Ajang ini juga diikuti oleh peserta dari delapan negara, dari Indonesia, China, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Prancis.
"Bali memiliki potensi besar karena pariwisata, hotel, restoran, dan usaha makanan-minuman berkembang secara bersamaan.
Kami menargetkan 8.000 pengunjung untuk saling bertukar informasi, memperluas jaringan, dan melihat tren teknologi F&B terbaru," ujar Daud D. Salim di Denpasar, Senin (31/8).











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)