jatim.jpnn.com, SURABAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 55 ribu jiwa seusai menggagalkan peredaran sabu seberat 5,4 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional asal Malaysia. Pernyataan itu disampaikan Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Budi Mulyanto saat merilis pengungkapan kasus di Kantor BNNP Jatim, Jalan Sukomanunggal, Surabaya, Kamis (16/7).
Dalam kesempatan itu, petugas juga memperlihatkan barang bukti sabu-sabu beserta sejumlah barang bukti lain seperti telepon genggam, kartu ATM, dan uang tunai hasil penyitaan.
Budi mengatakan 5,4 kilogram sabu-sabu itu merupakan bagian dari jaringan yang dikendalikan dari Malaysia dan diduga akan diedarkan di wilayah Jawa Timur.
"Ini merupakan jaringan Malaysia, yang berupaya sekaligus melihat potensi maupun peredaran Narkotika di Jawa Timur,” ujar Budi.
Menurutnya, keberhasilan menggagalkan peredaran sabu tersebut berdampak besar terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Jawa Timur. Dari barang bukti yang disita, BNNP Jatim memperkirakan sekitar 55 ribu orang dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
"Ketika seseorang tergantung narkotika maka itu menjadi pangsa pasar aktif bagi pengedar narkotika itu sendiri,” ucapnya.
Budi menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diberikan masyarakat. Data tersebut kemudian dikembangkan melalui koordinasi dengan sejumlah lembaga hingga akhirnya jaringan peredaran sabu berhasil diungkap.
"Kami mempelajari dan mendapatkan informasi tidak hanya dalam satu pihak, namun beberapa lembaga,” tuturnya.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)

