jpnn.com, MALANG - BPJS Ketenagakerjaan bersama Universitas Brawijaya melalui perjanjian kerja sama (PKS) memperluas manfaat jaminan sosial ke bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi.
Salah satu bentuk konkretnya adalah memberikan kesempatan bagi anak atau ahli waris penerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti jalur afirmasi penerimaan mahasiswa baru Universitas Brawijaya.
Kesempatan tersebut tetap mengikuti persyaratan dan proses seleksi akademik yang berlaku di Universitas Brawijaya.
Melalui kerja sama ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Brawijaya berupaya memastikan risiko yang dialami pekerja tidak menjadi penghalang bagi anak atau ahli waris untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Bagi kami, manfaat jaminan sosial tidak boleh berhenti ketika diterima oleh ahli waris. Kami ingin manfaat tersebut menjadi jalan bagi keluarga pekerja untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dalam keterangannya, Selasa (11/8).
Makna kolaborasi tersebut kemudian diperluas melalui pengabdian kepada masyarakat dan pemberdayaan ekonomi.
BPJS Ketenagakerjaan membuka ruang sinergi dengan program pembinaan dan inkubasi bisnis yang dimiliki Universitas Brawijaya, termasuk melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA) yang mengusung konsep 3P, pelatihan, produktif, dan profit.
Melalui pendekatan tersebut, penerima manfaat tidak berhenti pada pelatihan, tetapi didampingi agar mampu mengembangkan usaha dan memperoleh penghasilan yang berkelanjutan.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)

