Brantas Abipraya Mulai Garap Pembangunan MASTRAN BRT Cekungan Bandung

5 days ago 3

PT Brantas Abipraya memulai pembangunan Indonesia Mass Transit (MASTRAN) Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung yang ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking di Depo BRT Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7). Foto dok Brantas Abipraya

jpnn.com, BANDUNG - PT Brantas Abipraya (Persero) melalui Kerja Sama Operasi (KSO) PT Abipraya–SBS memulai pembangunan Indonesia Mass Transit (MASTRAN) Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung yang ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking di Depo BRT Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7).

Brantas Abipraya dipercaya sebagai kontraktor pelaksana melalui KSO PT Abipraya–SBS untuk membangun berbagai infrastruktur pendukung sistem BRT.

Seremoni groundbreaking dihadiri oleh Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan, Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat, para kepala daerah di wilayah Cekungan Bandung, mitra pembangunan internasional, termasuk World Bank dan Agence Française de Développement (AFD), serta Direktur Utama PT Brantas Abipraya Agung Fajarwanto, bersama para pemangku kepentingan lainnya.

MASTRAN BRT Cekungan Bandung dirancang untuk menghadirkan layanan transportasi massal yang modern, aman, nyaman, terintegrasi, serta ramah lingkungan.

Kehadiran sistem BRT ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kemacetan, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan metropolitan Bandung.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan proyek MASTRAN BRT Cekungan Bandung merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi sistem transportasi nasional melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan berorientasi pada keberlanjutan.

"Pembangunan MASTRAN BRT Cekungan Bandung kami harapkan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya," ujar Dian.

Dalam pelaksanaannya, Brantas Abipraya akan menerapkan standar konstruksi terbaik dengan mengedepankan prinsip Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE), pemanfaatan inovasi teknologi konstruksi, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna memastikan pembangunan berjalan secara aman, berkualitas, efisien, dan berkelanjutan.

Brantas Abipraya dipercaya sebagai kontraktor pelaksana melalui KSO PT Abipraya–SBS untuk membangun berbagai infrastruktur pendukung sistem BRT.

Read Entire Article
Kabar berita |