BRI Super League: 2 Wonderkid Persita Mulai Dapat Panggung, Carlos Pena Tak Pandang Usia

12 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Pemain-pemain muda Persita Tangerang diharapkan tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh pelatih Carlos Pena untuk unjuk aksi terbaik di pentas BRI Super League 2026/2027.

Hingga menjelang pekan ketiga, setidaknya sudah dua pemain muda yang diturunkan di kasta teratas Indonesia musim ini. Keduanya adalah Aep Nursofyan dan Zulfan Djiaulhaq.

Pada laga pertama, Persita berhasil mencuri satu poin dari Stadion Sultan Agung, Bantul, usai bermain imbang 1-1 versus tuan rumah PSIM Yogyakarta.

Di laga kedua, tim berjuluk Pendekar Cisadane itu tampil impresif dengan kemenangan fantastis 3-2 atas Java United FC di Banten International Stadium (BIS), Serang, Minggu (13-9-2026).

Kemenangan tersebut sekaligus menempatkan tim kebangaan warga Tangerang itu bercokol di posisi keenam klasemen sementara dengan empat poin.

Bilal Hasan meraih kemenangan KO atas Nilson Rojas dalam debutnya di UFC. Dalam wawancara bersama jurnalis Bola.com, Hery Kurniawan, fighter berdarah Indonesia ini bercerita tentang dukungan besar dari fans Indonesia hingga sang ibu yang masih belum ...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Duo Pemain Muda

Sukses Persita tak hanya karena pemain senior, melainkan juga talenta-talenta muda yang diwakili Aep Nursofyan dan Zulfan Djiaulhaq. Keduanya mampu membalas kepercayaan tim pelatih dengan performa terbaik.

Aep Nursofyan, yang masih berusia 20 tahun, merupakan sosok bek kanan potensial.

Sedangkan Zulfan Djiaulhaq, 19 tahun, pemain serbabisa yang tak hanya mumpuni sebagai gelandang bertahan, tetapi juga gelandang bertahan atau sesekali jadi penyerang sayap.

Pujian Carlos Pena

Terkait kontribusi duo wonderkid-nya dalam dua laga, Carlos Pena tak kuasa menahan pujian.

"Memang benar kami memiliki perpaduan antara pemain muda dan pemain senior, tapi saya selalu berprinsip sama. Saya tidak melihat usia pemain. Jika seorang pemain layak bermain di bawah asuhan saya, mereka akan mendapatkan kesempatan bermain," kata Carlos Pena.

"Pergantian pemain pertama melibatkan Aep dan Zulfan, dua pemain dari tim EPA musim lalu. Mereka mendapatkan menit bermain karena berlatih dengan baik dan memang layak mendapatkannya; Mereka membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas yang cukup untuk bermain bersama kami," imbuh juru taktik asal Spanyol tersebut.

Harapan Carlos Pena

Mantan pembesut Persija Jakarta itu berharap, pemain-pemain muda mampu terus memberikan kontribusi dan pemain-pemain senior bisa memberikan masukan serta bimbangan.

"Tentu saja, kami tidak bisa menuntut mereka untuk memenangkan pertandingan bagi kami sendirian. Mereka harus berkontribusi dan menjadi bagian dari tim, sementara para pemain senior perlu membantu mereka berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik. Namun, memiliki pemain muda dalam skuad adalah kabar baik bagi Persita karena merekalah masa depan tim," tutur Carlos Pena.

Pada laga selanjutnya, Persita akan menantang tim kuat asal Sulawesi Selatan, PSM Makassar. Duel pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 rencananya akan mentas di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (19-9-2026).

Fans pastinya sudah tak sabar ingin kembali menyaksikan tim kesayangan beraksi, termasuk aksi Aep Nursofyan dan Zulfan Djiaulhaq.

Read Entire Article
Kabar berita |