bali.jpnn.com, DENPASAR - Borneo FC belum berhenti cuci gudang sesuai kompetisi Super League 2025-2026 berakhir Mei lalu.
Setelah mengakhiri kerja samanya dengan pelatih Fabio Lefundes dan melepas 12 pemainnya kemarin (8/6), manajemen kembali melepas dua pemain, Selasa (9/6).
Keduanya adalah penyerang sayap senior Muhammad Sihran dan gelandang tengah berkebangsaan Jepang, Kie Hirose.
Yang menarik, keduanya adalah pemain yang cukup lama berseragam Borneo FC, tetapi terpaksa dilepas karena manajemen bakal melakukan peremajaan pemain besar-besaran.
Muhammad Sihran diketahui berseragam Borneo FC sejak 1 Januari 2016 silam, alias telah 10 musim bersama skuad Pesut Etam.
Pesepak bola 27 tahun yang memiliki nilai pasar Rp3,91 miliar telah bermain dalam 179 pertandingan Borneo FC, mencetak 15 gol dan 13 assist.
Pesepak bola asal Ternate ini cukup lama bertahan di Borneo FC karena bisa bermain di banyak posisi, baik sebagai winger kanan maupun kiri, gelandang tengah, serang bahkan bertahan.
“Bertumbuh dari Borneo Junior sampai menembus skuad senior, 10 musim telah dilalui dan itu waktu yang tak singkat.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)