Cek Endra DPR Dukung Program E10, Kurangi Impor BBM dan Perkuat Ekonomi Rakyat Berkelanjutan

6 hours ago 6

Cek Endra DPR Dukung Program E10, Kurangi Impor BBM dan Perkuat Ekonomi Rakyat Berkelanjutan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Cek Endra. Foto: Humas DPR

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Cek Endra menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah yang menargetkan implementasi bahan bakar campuran bioetanol 10 persen (E10).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat melalui pengembangan industri bioetanol berbasis sumber daya dalam negeri.

Cek Endra mengatakan, tingginya kebutuhan BBM nasional harus diimbangi dengan peningkatan pemanfaatan energi yang diproduksi di dalam negeri.

Oleh karena itu, pengembangan bioetanol menjadi bagian penting dari strategi diversifikasi energi yang tidak hanya mengurangi tekanan terhadap impor BBM dan pengeluaran devisa negara, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian dan industri nasional.

"Kami mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto yang kemudian diimplementasikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam mempercepat implementasi program E10," kata Cek Endra dalam keterangan tertulis pada Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat melalui pengembangan industri bioetanol nasional

Menurut Cek Endra, pengembangan bioetanol akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional karena melibatkan rantai usaha mulai dari sektor pertanian, industri pengolahan, transportasi, logistik, hingga perdagangan.

Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan oleh sektor energi, tetapi juga oleh petani, koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat di daerah-daerah penghasil bahan baku bioetanol.

Kebijakan implementasi BBM E10 merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM, memperkuat ketahanan energi nasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |