Dampak Efisiensi, 5 Armada Damkar Kota Semarang Terpaksa Istirahat

1 day ago 3

Senin, 20 Juli 2026 – 17:00 WIB

Dampak Efisiensi, 5 Armada Damkar Kota Semarang Terpaksa Istirahat - JPNN.com Jateng

Armada pemadam yang terkena dampak efisiensi anggaran terparkir di Kantor Damkar Kota Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang terpaksa mengistirahatkan lima armada pemadam. Kini, tinggal hanya 10 armada untuk siaga menjinakkan si jago merah di Ibu Kota Jawa Tengah.

Sekretaris Damkar Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan menjelaskan dampak efisiensi anggaran itu tidak membuat lima armada tersebut dikandangkan, melainkan dijadikan cadangan operasional.

“Lima armada bukan dikandangkan, tetapi cadangan. Kami jadikan untuk sosialisasi, tetap kami panasi tiap hari, dan tetap kami rawat,” kata Ade ditemui di Kantor Damkar Kota Semarang, Senin (20/7).

Meski begitu, pihaknya terus memperkuat upaya preventif agar risiko kebakaran dapat ditekan. Namun, dalam dua bulan terakhir jumlah kejadian justru meningkat cukup signifikan.

“Juni kemarin tembus 44 dan di Juli ini tanggal baru 20 sudah tembus 50 kejadian. Artinya sehari bisa dua sampai tiga kejadian,” ujarnya.

Pihaknya menyebut terus mengoptimalisasi edukasi kepada warga, meningkatkan kesadaran penanganan kebakaran sejak dini, serta mendorong pemilik gedung memiliki sistem proteksi kebakaran secara mandiri.

“Jadi, meskipun kena efisiensi kami tetap mencoba memberikan pelayanan ke masyarakat ini maksimal dengan cara peningkatan kemampuan masyarakat dalam pencegahan, kesadaran masyarakat dalam penanganan kejadian kebakaran dini,” katanya.

Ade juga mengakui Kota Semarang hingga kini belum memiliki mobil tangga atau Bronto Skylift untuk menjangkau gedung bertingkat tinggi. Padahal, gedung tertinggi di Kota Semarang mencapai sekitar 104 meter.

Terpaksa, lima armada Damkar di Kota Sekarang harus istirahat karena terkena dampak efisiensi anggaran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |