Dana TKD Dipotong, Pemprov Jateng Genjot PAD, Gaji ASN Aman

1 day ago 14

Rabu, 05 Agustus 2026 – 19:25 WIB

Dana TKD Dipotong, Pemprov Jateng Genjot PAD, Gaji ASN Aman - JPNN.com Jateng

Ilustrasi uang kertas pecahan seratus ribu rupiah. FOTO: Ricardo/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedang digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) agar tetap bisa membayar gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengatakan pengeluaran belanja pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih aman dan tidak mengalami kendala.

“Kondisi untuk Pemprov (Jateng, red) alhamdulillah masih sanggup, masih siap,” kata Gus Yasin di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kota Semarang, Rabu (5/8).

Gus Yasin mengatakan upaya yang dilakukan ketika TKD dipotong, yaitu dengan mengoptimalkan PAD.

Walakin, pemerintah daerah (pemda) bersama pemerintah pusat tengah membahas sinkronisasi kebutuhan belanja pegawai, menyusul banyaknya kabupaten/kota yang memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen.

“Kami juga berupaya meningkatkan PAD. Kami cari solusinya bareng-bareng. Harus kami upayakan, sebagai kepala daerah kami harus bertanggung jawab," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng Dwianto Priyonugroho menyebut tidak ada keterlambatan pembayaran gaji ASN.

“Sampai dengan saat ini di 35 kabupaten/ kota dan provinsi, pembayaran ini sudah sesuai dengan jadwal dan kebutuhannya cukup untuk membiayai,” ujarnya.

Gaji ASN di Jateng dipastikan aman di tengah dana TKD dipotong oleh pemerintah pusat. Begini penjelasan Gus Yasin.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |