jatim.jpnn.com, PACITAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pacitan mengkaji rencana penggabungan (regrouping) 16 sekolah dasar (SD) negeri. Kebijakan itu dipertimbangkan setelah regrouping delapan SD pada 2025 dinilai mampu meningkatkan jumlah peserta didik.
Kepala Bidang SD Disdik Pacitan Wahyono mengatakan regrouping yang dilakukan tahun lalu memberikan dampak positif terhadap penerimaan siswa baru.
"Regrouping yang dilakukan tahun lalu berdampak pada meningkatnya jumlah peserta didik. Karena itu kami mengkaji kembali kemungkinan regrouping terhadap 16 sekolah lainnya," kata Wahyono, Rabu (22/7).
Data Disdik Pacitan mencatat jumlah siswa baru SD negeri pada tahun ajaran 2026/2027 mencapai 4.991 orang atau naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 4.982 siswa.
Menurut Wahyono, peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan kebijakan regrouping sekaligus bahan evaluasi sebelum pemerintah daerah memutuskan penggabungan sekolah pada tahap berikutnya.
Saat ini, Disdik masih melakukan kajian untuk menentukan sekolah yang akan digabung.
Kajian itu mempertimbangkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), sebaran peserta didik, akses layanan pendidikan, hingga potensi anak tidak sekolah.
"Kami memastikan regrouping tidak mengurangi kualitas pelayanan pendidikan, baik dari sisi akses, jarak tempuh maupun dampaknya terhadap masyarakat," ujarnya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
