Dokter National Hospital Edukasi Manfaat Stem Cell dan Secretome

2 weeks ago 7

Jumat, 24 Juli 2026 – 20:02 WIB

Dokter National Hospital Edukasi Manfaat Stem Cell dan Secretome - JPNN.com Jatim

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Kaki dan Pergelangan Kaki National Hospital, Dr. dr. Henry Ricardo Handoyo, Sp.OT-CF(FA), M.Biomed., M.H., C.M.C., C.C.D. Foto: Humas National Hospital

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menjaga kesehatan sendi dan kemampuan bergerak menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat seiring bertambahnya usia.

Selain proses penuaan, aktivitas fisik yang tinggi juga dapat memicu kerusakan jaringan hingga menimbulkan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang berdampak pada menurunnya kualitas hidup.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam edukasi kesehatan yang digelar oleh National Hospital bekerja sama denganMandiri Prioritas, Mandiri Sekuritas, dan Regenic bertajuk Regenerative with Stem Cell & Secretome for Better Movement and Better Living di Surabaya.

Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan gangguan sendi, pentingnya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, hingga perkembangan terapi regeneratif di bidang kedokteran.

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Kaki dan Pergelangan Kaki National Hospital De de Henry Ricardo Handoyo, Sp.OT-CF(FA), M.Biomed., M.H., C.M.C., C.C.D., mengatakan gangguan pada sendi tidak cukup ditangani dengan menghilangkan rasa nyeri semata.

“Sendi pada tungkai bawah merupakan fondasi utama pergerakan tubuh. Karena itu, penanganannya tidak hanya berfokus pada nyeri, tetapi juga memperbaiki struktur, alignment, dan fungsi biomekanika agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan baik,” ujar Henry, Jumat (24/7).

Dia menjelaskan perkembangan regenerative medicine, termasuk pemanfaatan stem cell dan secretome, menjadi salah satu pilihan terapi yang terus dikembangkan untuk membantu proses pemulihan jaringan. Meski demikian, terapi tersebut tidak dapat diterapkan pada semua pasien.

“Penerapan terapi regeneratif harus melalui evaluasi klinis yang komprehensif, memiliki indikasi yang tepat, serta mengacu pada evidence-based medicine dan pertimbangan etika kedokteran,” kata Henry.

Gangguan sendi dan penurunan mobilitas bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Dokter mengedukasi masyarakat tentang peran stem cell dan secretome dalam terapi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |