jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan civitas academica di tiga perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah DIY.
Kasus-kasus yang mencuat sepanjang 2026 ini dinilai menjadi alarm keras bagi kualitas tata kelola keamanan lingkungan pendidikan di Yogyakarta.
Kepala Perwakilan ORI DIY Muflihul Hadi menegaskan bahwa lembaganya kini tengah mencermati prosedur penanganan pengaduan yang dilakukan oleh pihak universitas.
Menurutnya, keamanan lingkungan pendidikan serta perlindungan terhadap mahasiswa harus menjadi prioritas utama.
"Kami mencermati sejumlah kasus dugaan pelecehan seksual dan pelanggaran asusila yang melibatkan sivitas akademika. Ini menyangkut keamanan lingkungan pendidikan, perlindungan mahasiswa, serta kualitas tata kelola pengaduan di perguruan tinggi," ujar Muflihul di Yogyakarta, Rabu (15/7).
Berdasarkan catatan ORI DIY, terdapat tiga kasus menonjol yang sedang dalam penanganan.
Kasus pertama,dua mahasiswi menjadi korban dugaan pelecehan oleh rekan mahasiswa saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Korban sempat melaporkan kejadian ke pihak kampus, tetapi merasa kurang mendapat tindak lanjut yang berarti, sebelum akhirnya menempuh jalur hukum di Polresta Sleman.
Saat ini, kampus telah memberikan sanksi berupa pembatalan dan larangan mengikuti KKN selama dua periode bagi pelaku.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)

