DPR RI Geram Komunitas Lari WNA Larang WNI Ikut: Bali Bukan Klub Eksklusif!

3 hours ago 4

Jumat, 24 Juli 2026 – 19:20 WIB

 Bali Bukan Klub Eksklusif!   - JPNN.com Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka melontarkan kritik pedas terkait aksi komunitas lari Entourage Run di Canggu, Kuta Utara, Badung, bertajuk Bali Silent Disco.. Foto: dok/JPNN.com

bali.jpnn.com, DENPASAR - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka melontarkan kritik pedas terkait aksi komunitas lari Entourage Run di Canggu, Kuta Utara, Badung, bertajuk Bali Silent Disco.

Komunitas tersebut viral di media sosial lantaran diduga melarang Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dan hanya memprioritaskan Warga Negara Asing (WNA).

Merespons isu tersebut, Rieke menegaskan bahwa ruang publik di Indonesia, seperti jalan raya dan pantai, merupakan milik bersama yang tidak boleh dikuasai secara eksklusif oleh kelompok tertentu.

"Bali bukan klub eksklusif. Tidak boleh ada sekat kewarganegaraan yang menghalangi WNI mengakses ruang publik di tanah airnya sendiri.

Sikap ini mencederai semangat Bhinneka Tunggal Ika," ujar Rieke Diah Pitaloka dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (24/7).

Politikus PDI Perjuangan ini juga mengingatkan para turis asing agar tidak menyalahgunakan izin tinggal.

Menurut Rieke Diah Pitaloka, pemegang Visa Kunjungan dilarang keras mengelola komunitas rutin, terlebih yang bersifat komersial.

Jika terbukti melanggar UU Keimigrasian, para WNA tersebut terancam deportasi hingga masuk daftar cekal.

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka melontarkan kritik terkait aksi komunitas lari Entourage Run di Canggu, Kuta Utara, bertajuk Bali Silent Disco

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |